Edy Rahmayadi Sudah Resmi Mundur 20 Januari 2019

Mundurnya Edy Dari Kursi Ketua Umum PSSI Berimbas Untuk Para Anggotanya

Senengbola.com – Desakan Para Suporter Kepada Anggota Pengurus PSSI Untuk Turun Mengikuti Edy Rahmayadi, hal ini membuat para suporter sepakbola Indonesia menggelar demo yang terdiri dari 14 elemen suporter sepak bola dalam negeri.

Kesempatan kali ini kami sebagai crew dari senengbola.com, merangkum berita terkini “ Hasil Liga Inggris : Arsenal Tekuk Chelsea di Emirates 2-0 ” Berita hari ini yang pastinya terbaru dan terhangat, kami persembahkan untuk sahabat sejati pecinta sepakbola.

Dengan mengumpulkan semua berita Olahraga baik di kancah Nasional maupun International yang pastinya sudah di tunggu oleh para pembaca yang baik hati tentunya. Tim Senengbola.com menyajikan berita yang terpercaya, terkini dengan dikutip dari beberapa informasi dari agen jasa bola terpercaya dan terbesar, BeritaGoalIndonesia pastinya.

Baca juga : Hasil Liga Inggris : Arsenal Tekuk Chelsea di Emirates 2-0

Seneng Bola Selalu – Edy Rahmayadi Sudah Resmi Mundur 20 Januari 2019

pengunduran diri Edy Rahmayadi disertai demo dari gabungan 14 elemen suporter sepakbola indonesia

Sebuah kejutan terjadi di Kongres PSSI tahun 2019 ini. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Seperti yang sudah diketahui, PSSI tengah menggelar Kongres di Bali. Ada sejumlah agenda yang dibahas dalam Kongres kali ini seperti meminta pertanggungjawaban PT Liga Indonesia Baru untuk penyelenggaraan Liga 1 musim ini dan juga ada beberapa agenda seperti pembahasan komite Adhoc untuk masalah match fixing.

Baca juga : Hasil Liga Inggris : Liverpool Menang Tipis 4-3 Atas Crystal Palace

Namun ditengah-tengah pembahasan tersebut, terjadi sebuah kejutan. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada hari Minggu (20/1) pagi ini.

Pengunduran diri Edy ini diumumkan oleh PSSI melalui akun twitter resminya

Desakan Publik

Pengunduruan Edy dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI ini disinyalir karena tekanan publik yang besar terhadap mantan Pangkostrad tersebut.

Para pecinta sepakbola Indonesia merasa keberatan karena Edy melakukan rangkap jabatan, setelah ia memenangkan Pilkada Sumatera Utara beberapa waktu yang lalu, di mana ia kini berstatus sebagai Gubernur Sumatera Utara.

Baca juga : Prediksi Liga Inggris : Arsenal Vs Chelsea 20 Januari 2019

Banyak yang menilai Edy tidak maksimal dalam menjalankan tugasnya mengingat tanggung jawab yang harus ia emban sebagai Gubernur Sumatera Utara, sehingga selama beberapa bulan terakhir banyak desakan agar Edy mundur dari jabatannya mengalir dari berbagai penjuru.

Rekam Jejak

Edy Rahmayadi sendiri resmi menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada tahun 2016 silam. Ia menggantikan La Nyalla Mattalitti sebagai ketua umum PSSI periode 2016-2020.

Pada saat itu ia berhasil menyingkirkan Moeldoko, Kurniawan Dwi Yulianto, Bernhard Limbong, Eddy Rumpoko dan Sarman El Hakim sebagai ketua umum PSSI. Ia sendiri mendapatkan suara mayoritas pada saat itu, di mana ia meraih 76 suara dari total 107 voters yang hadir saat itu.

Selama menjadi Ketua Umum PSSI, Edy dikenal memberikan sejumlah pernyataan kontroversial, seperti menyebut ‘Sepakbola Indonesia baik jika wartawannya baik’.

Tunggu Musyawarah Forum

Perihal pengganti Edy sendiri, hingga saat ini belum ada kepastian karena para anggota Kongres masih berunding untuk memutuskan langkah selanjutnya yang akan mereka ambil.

Pengurus PSSI Mendapatkan Tuntutan Untuk Mengikuti Jejak Edy

pengunduran diri Edy Rahmayadi disertai demo dari gabungan 14 elemen suporter sepakbola indonesia

Setelah Edy Rahmayadi resmi mundur dari jabatannya sebagai ketua umum PSSI, para suporter yang terdiri dari 14 elemen sepak bola Indonesia kini tuntut para pengurus PSSI juga harus ikut mundur.

Hari Minggu (20/01) ini, PSSI tengah menggelar kongres tahunan di Bali, tepatnya di Hotel Sofitel, Nusa Dua. Dalam kongres itulah, Edy mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.

Baca juga : Rooney Sarankan Agar Manchester United Rekrut Pochettino

Acara kongres tersebut dihiasi oleh aksi unjuk rasa yang digelar oleh sekitar 14 elemen suporter Indonesia. Dalam aksinya para suporter itu menyuarakan sejumlah pernyataan.

Salah satunya adalah menyuarakan dukungan terhadap Satgas Anti Mafia Bola. Mereka mendukung Satgas tersebut untuk memberantas para pelaku match fixing alis pengaturan skor di Tanah Air.

Tuntutan Yang Meyatakan Anggota PSSI Harus Mundur Juga

pengunduran diri Edy Rahmayadi disertai demo dari gabungan 14 elemen suporter sepakbola indonesia

Akan tetapi mereka juga menyuarakan tuntutannya pada PSSI. Mereka berharap para pengurus federasi yang ada sekarang ini ikut mundur juga dari jabatannya.

Tuntutan itu disuarakan oleh salah satu peserta unjuk rasa yakni Andie Peci, yang merupakan salah satu pentolan dari suporter Bonek.

Baca juga : Immobile Dambakan Napoli Memanggilnya

“Sepak bola kita sangat kronis dan kotor, sistemik dan mengakar. Hari ini kita mendengar Edy Rahmayadi telah mengundurkan diri dari Ketua Umum PSSI,” ucapnya.

“Siapapun yang masih bercokol di PSSI, mereka yang sudah lama dan yang sudah gagal memajukan sepak bola Indonesia agar tahu diri mundur juga,” tegas Andie.

Tangkap Pengurus PSSI Yang Ikut Serta Dalam Match Fixing

Selain itu para suporter tersebut juga menyebut nama sejumlah pengurus PSSI yang diduga ikut terlibat praktik match fixing. Mereka berharap pihak satgas segera membekuk para pengurus tersebut.

“Yang pertama harus ditangkap siapa? Jokdri (Joko Driyono, Plt Ketua Umum PSSI),” teriak suporter kompak.

Baca juga : PROMO EKSKLUSIF DAN BONUS BETTING ONLINE TERBAIK

Tak hanya Jokdri yang namanya disebut para suporter itu. Mereka kemudian juga meneriakkan nama Iwan Budianto.

Nama Sekretaris PSSI, Ratu Tisha Destria, juga ikut disebut-sebut oleh para suporter itu. Sementara itu sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari Jokdri, Iwan Budianto dan Ratu Tisha terkait tudingan para suporter itu.

BERITAGOALINDONESIA.COM“

Berita, Liga Indonesia