Manchester City Terganjal Kasus Yang Sama

Manchester City Terganjal Kasus Yang Sama Dan Terancam Mandapatkan Hukuman Larangan Untuk Bermain di Eropa

Senengbola.comManchester City terganjal kasus yang sama dengan hukuman larangan untuk bermain di kompetisi Eropa jika mereka terbukti bersalah melanggar aturan UEFA terkait Financial Fair Play (FFP) Mengutip apa yang ditulis Sky Sports. Football Leaks mengklaim bahwa bulan lalu Man City telah membengkakkan pendapatan sponsorship mereka untuk menyesuaikan dengan peratusran UEFA.

Kesempatan kali ini kami sebagai crew dari senengbola.com, merangkum berita terkini Manchester City Terganjal Kasus Yang Sama. Berita hari ini yang pastinya terbaru dan terhangat, kami persembahkan untuk sahabat sejati pecinta sepakbola.

Dengan mengumpulkan semua berita Olahraga baik di kancah Nasional maupun International yang pastinya sudah di tunggu oleh para pembaca yang baik hati tentunya. Tim Senengbola.com menyajikan berita yang terpercaya, terkini dengan dikutip dari beberapa informasi dari agen jasa bola terpercaya dan terbesar, BeritaGoalIndonesia pastinya.

Baca jugaHasil Undian FA CUP Putaran Ketiga Tahun Ini

Seneng Bola Banget – Manchester City Terganjal Kasus Yang Sama

Hal ini bukan pertama kalinya Man City berurusan dengan FFP. Pada 2014 lalu, Man City tersandung juga dengan kasus serupa dan harus membayar denda sebesar 49 juta pounds untuk menyelesaikan kasus tersebut.

TTiga pekan lalu, UEFA mengumumkan akan membuka kembali penyelidikan beberapa kasus jika ada informasi baru yang menjelaskan situasi. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengionformasikan bahwa dia siap melangkah jika terbukti ada beberapa peraturan yang dilanggar.

“Kami sedang mengamati situasi ini. Kami memilik badan independen yang mengurus masalah ini. Anda akan mendengar jawaban kami sesegera mungkin terkait apa yang terjadi pada kasus ini,” ujar Ceferin.

Baca jugaLiverpool Harus Fokus di Liga Inggris, Ujar Garry Neville

Manchester City Terganjal Kasus Yang Sama | Apa itu FFP?

Pada 2016 lalu, Galatasaray jadi korban hukuman berat UEFA. Klub asal Turki tersebut terbukti melanggar peraturan FFP dan dijatuhi hukuman larangan bertanding di Eropa selama semusim.

FFP diciptakan oleh UEFA untuk memastikan bahwa klub sepak bola tidak mengeluarkan uang lebih banyak daripada pendapatan mereka. Hal ini dilakukan untuk mencegah klub tenggelam dalam masalah finansial.

Menurut UEFA, jika pemilik klub menyuntikkan dana pada klub melalui kesepakatan sponsor dengan perusahaan yang mereka miliki, UEFA akan melakukan investigasi, dan jika situasi memungkinkan, mereka akan melakukan perhitungan untuk menganalisis adanya pelanggaran.

Man City dimiliki oleh Sheikh Mansour, salah satu orang terkaya di dunia, dan sejak 2008 lalu Man City sudah menghabiskan lebih dari 1 miliar pounds untuk membeli pemain dan membangun infrastruktur.

Aktivitas intens Man City inilah yang mengundang kecurigaan UEFA.

BERITAGOALINDONESIA.COM

Liga Inggris